SMP Labschool Ciracas (Labscira) peduli musibah Banjir Bandang yang melanda saudara kita di Sumatra dan Aceh. Dengan Bimbingan Guru dan Tendik (Pak Bayu) ke Pengurus MPK dan ROHIS mengumpulkan dana dari Siswa, Orang tua, Guru, dan Tendik selama 20 hari terkumpul dana sebesar Rp12.631.000 (Dua Belas Juta Enam Ratus Tiga Puluh Satu Ribu Rupiah)
Dana tersebut diberikan kepada Lembaga Sosial Gheras Indonesia dan diserahkan langsung oleh Kepala SMP Labschool Ciracas Sarmilih, M.Pd. di saksikan juga oleh Pak Dedi Hadi Rizki dan Pak Bayu sebagai Wakil kepala SMP Labschool Ciracas dan Koordinator Penggalangan dana sosial.
SMP Labschool Ciracas (Labscira) peduli sosial (Labspos) merupakan program wajib yang diberikan kepada siswa SMP Labschool Ciracas untuk peduli sama lingkungan dan sosial di sekitar rumahnya. Siswa diberikan waktu 20 Jam untuk mendokumenkan kegiatan mereka dalam membantu perbaikan lingkungan dan aktivitas sosial lainnya.
Kegitan Labspos bisa dalakukan secara kelompok dan/atau individu dengan aturan tidak boleh selama 20 jam dilakukan secara kelompok semua atau individu semua juga tidak diperkenankan hanya dalam satu kegiatan yang sama. Siswa bisa ikut bersama kerja bakti atau gotong royong warga dibuktikan dengan ada dokumen foto dan tanda tangan pengesahan ketua Rt, atau siswa juga bisa berkelompok melakukan bakti sosial ke panti asuhan atau panti jompo. Di panti asuhan atau panti jompo siswa bisa bermain atau menghibur mereka dengan bakat dan kemampuan siswa masing-masing.
Kegiatan Shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah juga kegiatan Ibadah untuk siswa non Muslim dilaksanakan sebelum siswa istirahat dan sebelum mereka pulang sekolah. Setiap hari diberikan jadwal petugas yang bertanggungjawab memimpin ibadah tersebut mulai dari Mc, adzan, iqomah, dzikir dan doa serta kultum.
Rohani Islam (Rohis),Rohani Kristen (Rokris) dan Rohani Hindu (Rohin) membantu dalam ketertiban ibadah dan melaporkannya ke guru agama masing-masing. Selain membantu dalam kegiatan tersebut mereka juga membantu dalam pembuatan jadwal ibadah dan juga pendalaman kitab suci atau Tadarus Quran bagi siswa Muslim. Pendalaman kitab suci atau Tadarus Quran dilakukan sebelum dimulai pelajaran jam pertama di kelas masing-masing dan setiap hari selasa ada tadarus Quran angkatan.
Melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Majlis Perwakilan Kelas (MPK), Rohani Islam, Kristen, dan Hindu (ROHIS, ROKRIS, ROHIN) dan Organisasi Ekstra Kurikuler seperti Pramuka, Paskibra, Menembak, dan lainnya siswa belajar tentang kepemimpinan dan organisasi.
Tidak mudah untuk menjadi ketua suatu Organisasi di SMP Labschool Ciracas, Kandidat ketua harus melalui tahapan ujian mulai dari memiliki visi organisasi yang hebat, mampu berbicara di depan umum (Public Speaking), memiliki kinerja organisasi yang tinggi, dan yang terpenting memiliki jiwa Leadership yang hebat.
Rekrutmen Pengurus Organisasi tersebut biasanya dilakukan di awal tahun pelajaran atau bulan Juli dan dilantik pada tanggal 17 Agustus bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebelum mereka dilantik mereka diharuskan untuk mengikuti Lari Lintas Juang sejauh 5-8 km.
Semua Program Organisasi akan dievaluasi oleh MPK setiap tiga bulan sekali. Di rapat tersebut dipaparkan program-program apa saja yang sudah dijalankan dan yang belum berjalan.
Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMP Labschool Ciracas adalah program orientasi bagi siswa baru yang memadukan perkenalan lingkungan sekolah dengan kegiatan kepemimpinan dasar. Program ini bertujuan untuk memperkuat kekompakan dan semangat siswa, dengan kegiatan interaktif seperti permainan tim, simulasi kehidupan sekolah, dan sesi motivasi dari alumni. Dalam Pengenalan Lingkungan Sekolah, siswa belajar memahami nilai-nilai sekolah dan menjalin kebersamaan dengan teman-teman baru, sehingga mereka dapat memulai perjalanan akademis dengan percaya diri.
SAKSI menawarkan pengalaman kepemimpinan dan nasionalisme yang mendalam melalui kegiatan yang dikemas secara ringan. Siswa akan tinggal di barak dan mengikuti serangkaian aktivitas, seperti latihan kedisiplinan, penjelajahan, survival, penyuluhan anti narkoba, dan bakti sosial, bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia. Program ini mengajarkan pentingnya kepemimpinan dan semangat kebangsaan, memperkuat karakter serta mengasah keberanian siswa, dengan kegiatan pentas seni dan malam keakraban untuk membangun kreativitas dan kebersamaan antar siswa.
Program Keputrian di SMP Labschool Ciracas dirancang khusus untuk siswa perempuan, dengan tujuan memberikan pengalaman yang inspiratif dan menyenangkan. Berbagai kegiatan disusun untuk memberdayakan dan memperkaya pengetahuan peserta, mulai dari sesi motivasi hingga pelatihan keterampilan hidup yang bermanfaat. Para siswa akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dari pembicara-pembicara inspiratif, mengikuti pelatihan tentang kepemimpinan perempuan, kesehatan, serta aktivitas kreatif yang mendukung pengembangan diri. Keputrian tidak hanya menanamkan kepercayaan diri, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa perempuan untuk tumbuh menjadi individu yang berdaya dan berkontribusi positif dalam masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian seleksi anggota OSIS dan MPK Lintas Juang di SMP Labschool Ciracas memberikan pengalaman yang menginspirasi tentang semangat kebangsaan dan kepemimpinan. Kegiatan dimulai dengan lari estafet dari lokasi bersejarah yang menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan berpuncak pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Lintas Juang tidak hanya mengajarkan siswa tentang sejarah dan nilai-nilai nasionalisme, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi pemimpin muda yang siap mengemban tugas di sekolah.
Program Labscare mengajarkan siswa untuk aktif terlibat dalam proyek kemanusiaan dan lingkungan. Di SMP Labschool Ciracas, Labscare tidak hanya tentang kegiatan sukarela, tetapi juga membentuk siswa agar memahami masalah sosial dan mencari solusi nyata. Dengan terlibat dalam kegiatan seperti membersihkan lingkungan, membantu korban bencana, atau mengadakan edukasi kesehatan, siswa belajar bekerja dalam tim dan mengembangkan rasa tanggung jawab.
Yogyakarta yang dikenal sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang memiliki kekayaan budaya khas yang telah diwariskan dari nenek moyang yang hingga saat ini masih dipertahankan.
Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di SMP Labschool Ciracas adalah program yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan siswa melalui kegiatan pelatihan intensif. Program ini mencakup berbagai aspek kepemimpinan, seperti keterampilan komunikasi, pengambilan keputusan, manajemen waktu, dan kerjasama tim. Siswa akan belajar dari para pemimpin berpengalaman dan terlibat dalam simulasi kepemimpinan yang menantang, sehingga mereka dapat mengasah keterampilan dan membangun rasa percaya diri untuk menjadi pemimpin masa depan yang tangguh dan bertanggung jawab.
Melalui program-program ini, SMP Labschool Ciracas berkomitmen untuk menyediakan lingkungan belajar yang inspiratif dan membentuk siswa menjadi individu yang berkarakter kuat. Setiap langkah dalam perjalanan pendidikan di sekolah ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang mendalam dan bermakna, mempersiapkan siswa menjadi pemimpin masa depan yang berpengetahuan luas dan berwawasan global.
smplabsciracas@labschool.sch.id
+6282280003416
Kami mendidik dengan semangat “Satu Labschool,” menghadirkan kualitas pendidikan unggul untuk membina generasi siap menghadapi tantangan masa depan.
Copyright © 2025 SMP Labschool Ciracas. All Rights Reserved.
Kontak Kami